Murawi – Media Deteksi
Situbondo, (mediadeteksi.com) – Setiap musim penghujan, sedikitnya 10 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Krajan, Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, selalu diliputi rasa khawatir akan datangnya banjir besar. Pasalnya, jarak rumah warga dengan bibir Sungai Basiyan kini hanya tersisa sekitar satu meter, sehingga potensi longsor dan luapan air semakin mengancam keselamatan warga.
Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin memprihatinkan. Salah satu rumah warga, milik Asmo yang akrab disapa Pak Suratin, berada dalam kondisi paling rawan karena letaknya sangat dekat dengan aliran sungai.
Setiap hujan deras turun, warga harus selalu siaga, khawatir air sungai meluap dan menggerus permukiman.

Melihat kondisi tersebut, Ketua BPD Desa Sumberanyar, H. Rifa’i, pernah secara langsung menyampaikan aspirasi warga kepada Bupati Situbondo dalam acara MARONGGHI (Serap Aspirasi Masyarakat) yang digelar di Desa Wringinanom.
Dalam kesempatan itu, ia berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap ancaman banjir yang terus menghantui warganya.
Kekhawatiran warga kembali terbukti ketika pada Minggu, 11 Januari 2025, banjir kembali terjadi meskipun tidak terlalu besar. Namun, kejadian ini semakin menegaskan bahwa potensi bencana tetap ada dan bisa menjadi lebih parah apabila tidak segera ditangani.
Warga Dusun Krajan, Desa Sumberanyar, sangat berharap adanya perhatian dan langkah nyata dari pemerintah, baik berupa normalisasi sungai, penguatan tebing, maupun solusi relokasi jika diperlukan, demi keselamatan dan ketenangan hidup masyarakat yang setiap tahun harus menghadapi ancaman banjir.
