Oknum Pegawai BRI Sumenep Diduga Tilap Uang Nasabah

Oknum Pegawai BRI Sumenep Diduga Tilap Uang Nasabah

 

Redaksi – Deteksi

Sumenep( mediadeteksi.com)– Kasus dugaan penggelapan dana nasabah mencuat di BRI Unit Diponegoro, Sumenep, Jawa Timur.

Seorang nasabah, Holifatus Sakdiyah, bersama suaminya, Rosi, resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sumenep pada Jumat (27/12/24), setelah merasa tidak mendapat kejelasan dari pihak bank terkait pembayaran angsuran mereka.

Menurut Rosi, selama lima bulan terakhir, istrinya rutin membayar cicilan ke teller bank dengan nominal Rp 1,6 juta per bulan. Pembayaran tersebut bahkan dilengkapi dengan bukti kwitansi resmi dari teller. Namun, pihak bank justru menyatakan bahwa pembayaran tersebut tidak tercatat dan mengklaim bahwa Holifatus menunggak angsuran sejak Januari 2024.

“Kami merasa sangat kecewa. Semua angsuran sudah kami bayarkan sesuai kesepakatan. Tapi pihak bank justru menyebut kami menunggak. Ini jelas tidak masuk akal karena semua bukti pembayaran ada,” ungkap Rosi.

Rosi juga menambahkan bahwa ia telah mencoba menyelesaikan masalah ini secara baik-baik dengan pihak bank. Namun, tidak ada kejelasan atau solusi yang diberikan. Karena itu, ia memutuskan untuk mengambil langkah hukum demi mencari keadilan.

“Ketika kami mendatangi pihak bank, mereka hanya meminta kami untuk melanjutkan pembayaran seperti biasa tanpa memberikan penjelasan terkait angsuran yang sudah dibayarkan. Uang lima bulan itu kemana? Ini yang ingin kami tahu,” tegasnya..

Holifatus Sakdiyah diketahui meminjam dana sebesar Rp 100 juta dari BRI Unit Diponegoro pada Agustus 2022 dengan angsuran awal sebesar Rp 2,35 juta per bulan. Namun, setelah mengajukan permohonan keringanan cicilan, angsuran tersebut dikurangi menjadi Rp 1,6 juta.

Masalah muncul ketika pihak bank menyatakan Holifatus tidak membayar cicilan selama lima bulan berturut-turut, padahal ia telah melunasi semua angsuran sesuai perjanjian.

Hal ini memicu kecurigaan bahwa ada oknum pegawai bank yang menyalahgunakan dana pembayaran tersebut.

Melalui laporan resmi ke Polres Sumenep, Rosi berharap kasus ini segera diusut tuntas. Ia juga mendesak pihak bank untuk memberikan transparansi terkait pengelolaan dana nasabah.

Sementara itu, kepala unit BRI Diponegoro, Suyani, belum memberikan tanggapan terkait kasus ini. Upaya menghubungi nomor teleponnya juga belum mendapat respons

Kasus ini menjadi sorotan karena mencerminkan pentingnya integritas lembaga keuangan dan perlindungan hak nasabah. Dilansir dari terbitan .com 29/12/2024,Hingga berita ini diturunkan, pihak bank belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggelapan dana tersebut.

administrator

Related Articles