Menghidupkan Keyakinan Kepada Hal Ghaib di Era Digitalisasi Modern

Menghidupkan Keyakinan Kepada Hal Ghaib di Era Digitalisasi Modern

Syayudi – Media Deteksi

Situbondo – Di era digitalisasi modern saat ini, bila ada orang lain membahas, berbicara atau bahkan memperdebatkan hal ghaib, sangat tidak menarik dan kerap kali diabaikan. Alasannya simple sekali, “Tidak Masuk Akal” dan buang buang waktu saja.

Abie asal Belikeran Penarukan Situbondo adalah bocah kecil berusia 5 Tahun, kamis sore kemaren hilang misterius dan sempat menghebohkan warga penarukan bahkan Indonesia.

Pasalnya, bocah cilik tersebut bermain dalam pantauan sang ibu yang sedang mengambil jemuran di halaman depan rumahnya. Tiba tiba hilang tanpa jejak.

Selang beberapa jam kemudian, puluhan warga Penarukan melakukan Live di Tik Tok dan di tonton oleh ratusan bahkan ribuan masyarakat situbondo dan masyarakat seluruh penjuru Indonesia.

Dalam tayangan Live Tik Tok puluhan warga Penarukan tersebut menorehkan pesan tersirat, “Hal Ghaib itu ada, dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tergantung Qudrat Irodatnya Allah sang Pencipta Alam”.

Tragedi yang menimpa bocah cilik berusia 5 Tahun tersebut, adalah satu dari beberapa Tragedi lainnya yang merupakan sebuah bukti nyata kuasa Allah yang sudah nampak jelas disaksikan orang banyak.

Dalam Al Qur’an Surat An Naml ayat 65 Allah berfirman:

قُلْ لَّا يَعْلَمُ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ الْغَيْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَمَا يَشْعُرُوْنَ اَيَّانَ يُبْعَثُوْنَ

Latin:

Qul lā ya’lamu man fis-samāwāti wal-arḍil-ghaiba illallāh(u), wa mā yasy’urūna ayyāna yub’aṡūn(a).

Artinya: “Katakanlah wahai (Muhammad), “Tidak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah. Dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.”” (QS. An-Naml: 65).

Para pembaca yang budiman, Penulis ingin mengajak untuk terus belajar dan memahami keyakinan diri kita terhadap hal ghaib di Era Digitalisasi Modern saat ini.

editor

Related Articles