Jelang Audit Khusus Inspektorat, Jalan Baru di Desa Ramban Kulon Mendadak Ditambal : Ada yang di Tutupi?

Jelang Audit Khusus Inspektorat, Jalan Baru di Desa Ramban Kulon Mendadak Ditambal : Ada yang di Tutupi?

Syayudi – Media Deteksi

Bondowoso – Tambal Sulam Jalan Jelang Audit, Warga Ramban Kulon Pertanyakan Transparansi Menjelang rencana audit khusus oleh Inspektorat Kabupaten Bondowoso yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, aktivitas mencurigakan justru terjadi di Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee.

Sehari sebelum audit, tepatnya Rabu, 15 April 2026, pemerintah desa setempat terlihat melakukan pekerjaan tambal sulam aspal pada ruas jalan yang menghubungkan RT 02 hingga RT 10.

Kegiatan ini memunculkan dugaan kuat bahwa perbaikan dilakukan secara tergesa-gesa guna menutupi potensi temuan audit.

Padahal, jalan tersebut tergolong proyek baru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan jalan itu baru dilaksanakan pada Juli 2025 menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Ironisnya, kualitas pekerjaan sebelumnya sempat menuai sorotan publik dan bahkan viral di media sosial karena dinilai dikerjakan secara asal-asalan.

Sorotan tersebut sempat ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan menurunkan tim monitoring ke lokasi. Namun, alih-alih menunggu hasil evaluasi resmi, kini justru muncul aktivitas tambal sulam yang menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Hasil investigasi di lapangan mengungkap bahwa pekerjaan perbaikan tersebut diduga dilaksanakan oleh seorang pemborong asal Jambesari bernama Yusuf.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait sumber anggaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pokmas Peduli Desa Ramban Kulon, Ramli, menyayangkan langkah yang diambil pemerintah desa. Ia menilai, seharusnya perbaikan dilakukan setelah adanya hasil audit dan rekomendasi resmi dari Inspektorat.

“Langkah ini justru menimbulkan kecurigaan. Kenapa tidak menunggu hasil audit? Selain itu, sumber anggarannya juga harus jelas,” ujarnya.

Ramli juga berharap agar tim auditor dari Inspektorat Kabupaten Bondowoso dapat bekerja secara profesional, objektif, dan bebas dari intervensi pihak manapun. Pasalnya, beredar isu di masyarakat mengenai adanya tekanan dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi mempengaruhi independensi proses audit.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa. Publik kini menanti, apakah audit yang akan dilakukan benar-benar mampu mengungkap fakta di balik proyek jalan yang sejak awal telah menuai kontroversi tersebut.

editor

Related Articles