Syayudi – Deteksi News
Bondowoso – Menuju 2026, sebuah harapan besar sedang kami titipkan, itulah gambaran dan Asa para PPPK Paruh waktu yang baru dilantik beberapa waktu lalu.
Seperti yang di sampaikan salah seorang PPPK kepada media ini ” Bagi kami, status sebagai PPPK Paruh Waktu adalah sebuah langkah awal, namun perjuangan ini belum selesai. Kami sangat bersyukur atas pengakuan status dan kepemilikan NIP, tapi jujur saja, NIP tidak bisa membayar cicilan atau memenuhi kebutuhan dapur jika tidak dibarengi dengan gaji yang layak.
Harapan kami di tahun 2026 sangat sederhana namun krusial:
Bukan Sekadar Status: Kami ingin NIP ini memiliki makna kesejahteraan yang nyata melalui standar gaji yang manusiawi, bukan sekadar angka di atas kertas.
Kepastian Jenjang Karir: Kami berharap regulasi tahun 2026 memberikan “karpet merah” atau jalur transisi yang transparan bagi kami untuk beralih dari Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu.
Keadilan Pengabdian: Banyak dari kami yang sudah mengabdi bertahun-tahun. Kami ingin pengabdian itu dihargai dengan hak-hak yang setara secara bertahap.
Kami tidak meminta kemewahan, kami hanya meminta kelayakan. Semoga kebijakan di tahun 2026 nanti benar-benar berpihak pada nasib kecil kami yang setia melayani negeri di garis depan.” Tutupnya
